April 20, 2024

BRN | Jakarta – N Hotel Jakarta menjadi saksi pergerakan beberapa organisasi relawan Jokowi, sampaikan surat terbuka dan Pers Konferensi dengan para media.
Gegara partai Nasdem mencalonkan Anies Baswedan sebagai presiden periode tahun 2024 yad.

Senin 10 oktober hari ini, didahului dengan pernyataan sikap para relawan Jokowi bahwa ; “Kita perlu mengingatkan kembali tragedi pilkada 2017 dimana kala itu, polarisasi~sentimen agama~politik identitas~jual ayat & mayat dilakukan oleh Anies Baswedan untuk memenangkan pemilu.
Nah kami khawatir akan terjadi lagi di tahun 2024 yad.”

“Kita masih dengar sampai sekarang cebong~kampret terpolarisasi hingga kini.
Sehingga kita cegah sedini mungkin, agar supaya tidak terjadi lagi.
Cara-cara demikian sudah merusak tatanan nilai-nilai demokrasi.
Dengan pers konferensi ini menyampaikan surat terbuka kepada media nanti yang akan dibacakan oleh sekjen Fredy Moses.”

“Kami tidak karena benci pribadi kepada siapapun baik Anies Baswedan maupun partai Nasdem.
Tetapi karena Anies yang suka janji dan tidak ditepati, kami meragukan.
Kami hanya menjaga value/nilai integritas untuk bangsa yang lebih besar, supaya bangsa ini lebih baik.
Oleh karena itu kita cegah supaya tidak terjadi lagi polarisasi, semua itu diatas segala-galanya untuk kepentingan bangsa ini.
Kalau sudah tidak semisi & sevisi lagi dengan Jokowi, lebih baik partai Nasdem keluar dari koalisi.

Surat terbuka :

1. Bahwa kami relawan Jokowi meminta kepada Bapak Presiden untuk dapat mempertimbangkan aspirasi kami para relawan.

2. Bahwa kami meminta Bapak Presiden untuk segera memberhentikan para Menteri yang berasal dari Partai NasDem.3.

3. Bahwa kami meminta agar visi-misi Bapak Presiden Joko Widodo salah satunya adalah pemberantasan korupsi agar kasus Formula E agar dapat dituntaskan.

4. Bahwa kami relawan akan terus mengawal kepentingan bapak Presiden sebagai kepala negara hinga selesai periode.

5. Bahwa kami relawan tidak ingin bangsa ini dibuat kacau oleh para kelompok intoleran, radikalisme, dan pengasong khilafah.

Dipimpin Fredi yang membacakan Surat Terbuka tersebut, diikuti oleh
Gus Sholeh Mz, Ketua Umum Relawan Sahabat Joeang Jokowi atau Sajojo.

(Jurnalis Christy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *