May 18, 2024

BRN | SALATIGA – Setelah sekian lama malang melintang hidup dikerasnya Kota Jakarta dan telah melihat banyaknya ketimpangan antara pejabat dengan rakyatnya/masyarakatnya/warganya, Antara si Kaya dan si Miskin, antara sebuah kebijakan sampai penerapannya yang terkadang tidak sesuai dengan kenyataan.

Saat ditemui beberapa media dan wartawan di kediamannya di Kota Salatiga di daerah kecamatan Tingkir Afent mengatakan, bawasannya saya sebagai asli putra daerah
yang lahir di Kota Salatiga yang saya cintai ini, tergerak hati untuk kembali ke kampung halaman untuk membangun serta membangkitkan semua sendi-sendi kehidupan maupun sektor-sektor perekonomian serta pembangunan di Kota Salatiga,” ujarnya Kamis 6/4/2023.

Lebih lanjut Afent Sarfianto menjelaskan, Saya banyak belajar mengenai politik setelah bergabung bersama teman-teman dari aktivis 96, aktivis 98, aktivis
pergerakan perjuangan rakyat yang sudah dikenal dengan nama Gerakan
Rakyat Peduli Bangsa Indonesia (GRPB Indonesia). Saya dididik dan dimentori
oleh beberapa tokoh aktivis perjuangan agar selalu membela rakyat, memperjuangkan rakyat serta membela negara dan membantu program-program pemerintah agar keberlangsungan hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini menjadi baik dan semakin maju,” ungkapnya.

Afent menambahkan, Saat saya diajak oleh pimpinan Gerakan yang juga seorang Aktivis untuk bergabung di Partai Perindo dimana saya juga sebagai aktivis perjuangan rakyat, saya diminta untuk menjadi calon legislatif perwakilan dari aktivis, yang mana Partai Perindo adalah sebuah partai politik yang tidak mengedepankan politik kekuasaan melainkan politik kesejahteraan,” ucapnya.

“Saya yang tadinya masih ragu dan belum bersedia, setelah diminta pimpinan saya Oscar Pendong sebagai koordinator nasional Gerakan Rakyat Peduli Bangsa Indonesia (GRPB INDONESIA) yang sudah pertama kali di ajak bergabung di Partai Perindo mewakili Aktivis Pergerakan dan Perjuangan setelah di ajak oleh Ketua DPP bidang sosial sekaligus bagian dari pemenangan pemilu partai Perindo yang juga Ketua Umum Gerkindo (Gerakan Kasih Indonesia) Bapak Yerry Tawaluyan dan juga sudah bertemu langsung dengan ketua Umum Bapak Hari Tanoesoedibjo beberapa waktu lalu, saya di minta untuk bangun kampung halaman dengan program-program kerja kesejahteraan yang beberapa fokus saya adalah di bidang pendidikan, kesehatan serta program kerja perekonomian rakyat kecil menengah atau biasa kita sebut Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta program-program lainnya yang penting untuk kemajuan dan
kesejahteraan Kota Salatiga yang kita cintai ini,” harapnya.

“Saya juga secara pribadi akan memberikan pendidikan/wawasan politik tanpa uang
(TOLAK POLITIK UANG) dikarenakan politik uang akan menyengsarakan rakyat Indonesia terutama Kota Salatiga ini, karena itulah saya saat ini mengajak masyarakat untuk mari kita bersama-sama menolak politik uang, jangan gadaikan suara hati nurani kita , suara politik kita hanya karena beberapa nominal rupiah yang setelah itu kita selama 5 tahun kita tidak akan merasakan pembangunan, Dampak positif, perubahan daerah kita bahkan kita sendiri susah apabila kita mau meminta pertolongan, kita sebagai masyarakat tidak tahu harus meminta bantuan kemana atau kepada wakil rakyat yang mana karena kita sudah dibayar untuk memilih para calon legislatif hasil bayaran,” ujarnya.

Saat ini saya datang/kembali ke Kota Salatiga mengajak semua masyarakat Kota
Salatiga mari kita sama-sama berjuang dengan saya memajukan, membangun dan mengsejahterahkan masyarakat Kota Salatiga. Salam perjuangan dari saya Afent Sarfianto, Saatnya putra daerah memimpin dan saatnya yang muda memimpin,” pungkasnya. *(LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *