May 20, 2024

BRN | Jakarta – Politisi Hanura Jims Charles Kawengian, SE, Ak mengajak warga dan generasi milenial untuk shalat taraweh berjamaah di Mesjid Jami Assuamiah
di kawasan Kebon Sirih Barat Dalam, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023). Sebelumnya, Jims Charles mengadakan acara buka puasa bersama sambil membagikan sarung dan kopiah kepada anak muda dan warga setempat.

“Oh tadi spontanitas saja, memang saya memang seperti itu orangnya dan bukan cuman gara-gara mau nyaleg saja. Saya sudah biasa seperti itu mengunjungi warga di beberapa wilayah Jakarta. Besok saya akan ajak kawan-kawan wartawan untuk berkunjung ke Bonang, dan Tanah Abang. Itu rutin setiap tahun saya lakukan termasuk mencari anak-anak muda supaya ikut shalat tarawih bersama. Sekali lagi saya tegaskan itu acara bukan settingan, jadi tiba-tiba saja, spontan begitu,” kata Jims Charles kepada para awak media.

Menurut Jims Charles, dalam agama Islam mengajarkan bahwa sebaik-baiknya manusia tentu manusia yang bermanfaat dan semua agama apapun melarangnya.

“Bagaimana kita bisa bermanfaat buat teman-teman dan orang lain. sesama manusia harus memberikan kebaikan kepada siapapun,” ujar Jims Charles.

Jims Charles mengingatkan generasi milenial sebagai penerus perjuangan para orang tua. Kata Jims Charles, generasi milenial adalah tonggak bangsa karena kurang lebih 60% pemilih itu kaum milenial.

“Suara milenial itu yang menentukan arah bangsa ini. Saya orangnya kritis, saya minta anak-anak muda jangan takut mengkritik pemerintah. Bila tidak perlu ada sekat dengan para tokoh senior. Justru jika ada orang yang bisa mengomando mereka itu bahaya. Orang yang bisa mengayomi dan membuat mereka jelas luar biasa,” tutur Jims Charles.

Jims Charles juga meminta agar anak muda tidak masa bodoh dengan pemilihan pemimpin baik di Pilpres, Pilkada dan Pileg termasuk aktif dan ikut serta berpartisipasi masuk dunia politik. Dia menghimbau generasi milenial tidak takut untuk menghakimi pemerintah dan anak muda harus berani berkata jika melihat sesuatu yang tidak benar.

“Saya menghimbau kalian itu jangan selalu punya prinsip bahwa siapapun pemimpinnya tetap sama saja. Siapa pemimpinnya saya tetap jadi tukang parkir atau tukang bangunan bukan begitu. Setidaknya kalian bisa berpikir bahwa siapapun pemimpinnya kalian telusuri dari mana usulnya. Apa latar belakangnya. Kalian punya hak untuk bersuara dan jangan takut menyuarakan sesuatu yang benar. Itulah peran kalian, maka kalian harus aktif ikut organisasi,” tandas Jims Charles. *(LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *