May 30, 2024

BRN | Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (12/5/23) secara resmi menerima berkas pendaftaran sebanyak 580 bakal calon legislatif (caleg) DPR RI untuk Pemilu 2024 dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Hingga Jumat (12/5), terdapat tujuh partai politik yang telah mendaftarkan bakal caleg DPR ke Kantor KPU Pusat, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hanura, PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Ummat, Partai Garuda, dan PAN.

Partai Amanat Nasional (PAN) telah melakukan pendaftaran bakal caleg untuk DPRD provinsi, kabupaten, dan kota secara serentak di seluruh Indonesia. Pihaknya siap mengikuti Pemilu Serentak 2024, ungkap ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di KPU Pusat Jakarta, Jum’at (12/5/23).

Lanjut Zulkifli, Kami siap jiwa, raga, sepenuh pikiran, sepenuh hati mengikuti kontestasi Pemilu 2024. Mohon diterima dengan baik, imbuhnya.

Setelah menerima dan memeriksa berkas-berkas tersebut, KPU akan memberitahukan status kelengkapan berkas pendaftaran bakal caleg DPR dari PAN. Apabila berkas tersebut dinyatakan tidak lengkap, maka PAN dapat melakukan perbaikan sebelum batas waktu akhir pendaftaran pada Minggu (14/5), pukul 23.59 WIB. PAN dengan nomor urut 12.

Sementara itu ditempat yang sama, Bacaleg PAN dari dapil Jabar 2 ( kabupaten Bandung dan kabupaten Bandung Barat) Brigadir Jenderal TNI (Purn) Yusep Sudrajat mengatakan harapannya untuk bisa duduk di Senayan (DPR RI) dengan target bisa meraih 100.000 suara.

Saya sebagai kader partai PAN akan membantu rakyat dan saya pribadi tidak akan korupsi. Karena penyakit Indonesia sekarang ini adalah korupsi apapun bentuknya. Oleh sebab PAN komit memberantas korupsi maka pilihan saya adalah PAN dan saya menemukan kecocokan dengan visi dan misi PAN,
ujarnya.

Karena saya berasal dari TNI dan faham bahwa TNI besarnya diawal awal karena bersama sama dengan kaum muslimin.
Bahkan panglima TNI Jenderal Besar Sudirman berasal dari pesantren yang notabenenya adalah guru agama, pungkasnya.

Kesempatan yang sama, Yusep Sudrajat mengatakan bahwa bergabungnya ke partai politik merupakan wujud untuk ikut berperan aktif dalam membangun negara.

“Salasatu cara untuk berkontribusi membangun negara ini adalah dengan masuk ke partai politik,” beber Yusep Sudrajat.    *(LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *