May 30, 2024

BRN | TNI AL, Bandung,– Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr.Hanla., yang diwakili Paspotmar Lanal Bandung Mayor Laut (P) Nanang Sopiyan beserta Forkopimda Kabupaten Sukabumi meresmikan Kampung Babakan Anyar Cipatuguran RT 02 RW 20, Kelurahan Palabuhanratu, Kecanatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN), Senin (15/5/2023).

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka Dawilhanla di wilayah kerja Lanal Bandung.

Salah satu kegiatan Bintahwilmar dalam menciptakan RAK Juang yang tangguh adalah dengan program Kampung Bahari Nusantara yang merupakan sebuah kawasan wilayah berupa desa/kampung binaan TNI AL dimana kedepan Kampung Bahari Nusantara tersebut menjadi bagian dari wilayah pertahanan laut. Salah satu komponen yang berperan penting adalah peran dari pengawak yang membina wilayah maritim/pesisir.

Dengan telah terbentuknya dan pengukuhan Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) yang bertugas membina wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Lanal Bandung juga mencanangkan Kampung Bahari Nusantara yakni di Kampung Babakan Anyar Cipatuguran Kelurahan Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat.

Peresmian KBN yang digagas Kepala Staf Angkatan Laut tersebut ditandai dengan pembukaan tirai gapura KBN Kampung Babakan Anyar Cipatuguran, dilanjutkan penandatanganan Prasasti dan peninjauan lokasi KBN.

Pada kesempatan tersebut, Danlanal Bandung saat meninjau lokasi KBN menyampaikan bahwa pencanangan KBN merupakan salah satu perwujudan tugas TNI AL dalam upaya membantu pemerintah daerah, untuk menciptakan masyarakat maritim yang cinta dan melestarikan laut di daerahnya. Terkait hal tersebut, Danlanal Bandung menyampaikan 5 klaster utama menjadi bagian pembangunan program KBN diantaranya klaster pertahanan dimana masyarakat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan negara, klaster ekonomi yakni meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembinaan kelompok masyarakat/usaha mikro kecil menengah dan pendampingan.

Selanjutnya adalah klaster edukasi yakni meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembangunan rumah pintar, klaster kesehatan yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi hidup sehat, memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan, peralatan medis dan obat-obatan. Klaster pariwisata juga menjadi program utama dalam pembangunan KBN dengan menciptakan desa sebagai destinasi pariwisata melalui pemeliharaan dan pelestarian sumber daya alam dan sumber daya buatan.

Oleh karena itu, Danlanal Bandung mengharapkan adanya kerjasama yang baik antara TNI AL dengan pemerintah daerah dan instansi lainnya. “Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati Sukabumi beserta Forkompimda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat atas dukungan dan kerja samanya, sehingga program KBN di Kampung Babakan Anyar Cipatuguran dapat terlaksana sesuai rencana,” ujar Danlanal Bandung.

Sementara itu, perwakilan Forkopimda Kabupaten Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada TNI AL khususnya Lanal Bandung atas terpilihnya Kampung Babakan Anyar Cipatuguran menjadi Kampung Bahari Nusantara TNI AL. “Melalui KBN TNI AL diharapkan dapat meningkatkan pembangunan Desa Talise dalam segala hal, ungkapnya.

(Pen Lanal Bandung/LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *