May 30, 2024

BRN | Jakarta – Sampai saat ini, Bapak Susilo Bambang Yudoyona (SBY) adalah sosok yang berpengaruh di Republik Indonesia ini. walaupun mantan Presiden, namun faktanya masih memimpin sebuah kelompok besar rakyat Indonesia. Salah satu wujud nyata kekuatannya adalah mengendalikan sebuah Partai dan masyarakat yang mendukungnya.

Mimpi sosok yang berpengaruh seperti Bapak SBY, bisa jadi hampir sama dengan mimpinya seorang raja Mesir di zaman Nabi Yusuf As., yang berdampak besar bagi negaranya. Demikian juga mimpi bapak SBY ini, in shaa Allah memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia.

Alhamdulillah menurut tim penakwil majelis GAZA, mimpi tersebut in shaa Allah dari Allah  ﷻ, karena semua banyak simbol dan isyaratnya, yang memiliki arti dan bisa ditakwilkan.  Tim penakwil mimpi bapak SBY ini dari majelis GAZA, berlandaskan kaidah islam.

*TUJUAN PENAKWILAN DAN DIBAGIKAN KE PUBLIK*

Pertimbangan pertama, karena mimpi ini mengandung peringatan akan terjadinya masalah (musibah) di Indonesia, maka kami berharap ini bisa diatasi oleh para pemimpin bangsa ini. seperti halnya mimpi raja Mesir di zaman Nabi Yusuf As, akhirnya bisa mencegah musibah yang akan terjadi setelah mengetahui hasil takwil mimpinya.

Pertimbangan kedua, karena mimpi bapak SBY ini di share ke publik, tentunya hasil takwilnya juga harus diketahui publik.

Pertimbangan ketiga, jangankan sosok bapak SBY, yang jelas seorang muslim, seorang raja Mesir di zaman Nabi  Yusuf As., yang notabenenya adalah sosok yang tidak beriman kepada Allah  ﷻ, tetap diberikan mimpi sebuah petunjuk. Maka sangat wajar, kami ingin agar mimpi Bapak SBY ini menjadi perhatian Pemerintah dan anak bangsa.

*BERBAGAI RUJUKAN HADITS NABI MUHAMMAD ﷺ TENTANG MIMPI BENAR SEBAGAI PETUNJUK DI AKHIR ZAMAN*

Pesan sebelum Rasulullah ﷺ wafat; “(setelah beliau tidak ada) Tidak tersisa lagi kabar kenabian kecuali mimpi yang benar (Mubasyyirat / Ru’ya Shadiqah)”.

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ هُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ سُحَيْمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَشَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّتْرَ وَرَأْسُهُ مَعْصُوبٌ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ قَدْ بَلَّغْتُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ إِنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْعَبْدُ أَوْ تُرَى لَهُ أَلَا وَإِنِّي قَدْ نُهِيتُ عَنْ الْقِرَاءَةِ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ فَإِذَا رَكَعْتُمْ فَعَظِّمُوا رَبَّكُمْ وَإِذَا سَجَدْتُمْ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَإِنَّهُ قَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ

“Rasulullah ﷺsuatu saat menyingkap tirai, dan kepalanya dililit (diperban) dengan kain karena sakit (yang akhirnya menyebabkan beliau ﷺ meninggal dunia) lalu beliau ﷺ bersabda: ‘Ya Allah, telah kusampaikan (tiga kali diucapkan), sesungguhnya tidak tersisa lagi kabar kenabian kecuali mimpi yang benar, yakni mimpi yang dilihat atau diperlihatkan kepada seorang hamba’ (Hadits Sunan An-Nasa’i No.1108).

▪️ Mimpi seorang muslim adalah sebagian dari empat puluh lima (45) macam Nubuwwah.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عُمَرَ الْمَكِّيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ عَنْ أَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ تَكْذِبُ وَأَصْدَقُكُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُكُمْ حَدِيثًا وَرُؤْيَا الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ خَمْسٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ فَإِنْ رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسَ قَالَ وَأُحِبُّ الْقَيْدَ وَأَكْرَهُ الْغُلَّ وَالْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ فَلَا أَدْرِي هُوَ فِي الْحَدِيثِ أَمْ قَالَهُ ابْنُ سِيرِينَ و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَقَالَ فِي الْحَدِيثِ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَيُعْجِبُنِي الْقَيْدُ وَأَكْرَهُ الْغُلَّ وَالْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ حَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ وَهِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ وَسَاقَ الْحَدِيثَ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَدْرَجَ فِي الْحَدِيثِ قَوْلَهُ وَأَكْرَهُ الْغُلَّ إِلَى تَمَامِ الْكَلَامِ وَلَمْ يَذْكُرْ الرُّؤْيَا جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ

Nabi ﷺ bersabda:
Ø Apabila hari kiamat telah dekat, maka jarang sekali mimpi seorang Muslim yang tidak benar. Dan mimpi yang paling paling benar adalah mimpi yang selalu bicara benar.
Ø Mimpi seorang muslim adalah sebagian dari empat puluh lima macam Nubuwwah (wahyu).
Ø Mimpi itu ada tiga macam: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah ﷻ. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) dan mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan, atau khayal seseorang.
(Hadits Muslim No. 4200).

▪️ Apa yang berasal dari kabar kenabian tentu tidaklah bohong.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَبَّاحٍ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ سَمِعْتُ عَوْفًا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سِيرِينَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ تَكْذِبُ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ وَرُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ وَمَا كَانَ مِنْ النُّبُوَّةِ فَإِنَّهُ لَا يَكْذِبُ قَالَ مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَقُولُ هَذِهِ قَالَ وَكَانَ يُقَالُ الرُّؤْيَا ثَلَاثٌ حَدِيثُ النَّفْسِ وَتَخْوِيفُ الشَّيْطَانِ وَبُشْرَى مِنْ اللَّهِ فَمَنْ رَأَى شَيْئًا يَكْرَهُهُ فَلَا يَقُصَّهُ عَلَى أَحَدٍ وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ قَالَ وَكَانَ يُكْرَهُ الْغُلُّ فِي النَّوْمِ وَكَانَ يُعْجِبُهُمْ الْقَيْدُ وَيُقَالُ الْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ وَرَوَى قَتَادَةُ وَيُونُسُ وَهِشَامٌ وَأَبُو هِلَالٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَدْرَجَهُ بَعْضُهُمْ كُلَّهُ فِي الْحَدِيثِ وَحَدِيثُ عَوْفٍ أَبْيَنُ وَقَالَ يُونُسُ لَا أَحْسِبُهُ إِلَّا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْقَيْدِ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ لَا تَكُونُ الْأَغْلَالُ إِلَّا فِي الْأَعْنَاقِ

Rasulullahﷺ bersabda: “Jika Zaman semakin mendekat, mimpi seorang mukmin nyaris tidak bohong, dan mimpi seorang mukmin adalah satu bagian dari empat puluh bagian kenabian, dan apa yang berasal dari kenabian tentu tidaklah bohong.” Muhammadﷺ mengatakan; ‘Dan aku katakan sedemikain ini.’ Ia juga mengatakan; Ada berita bahwa mimpi ada tiga, sekedar bisikan jiwa, teror dari setan dan kabar gembira dari Allah ﷻ, maka barangsiapa bermimpi suatu hal yang tak disukainya, jangan menceritakannya kepada seorang pun, hendaklah ia bangun dan mendirikan shalat (Hadits Al-Bukhari No. 6499).

▪️ Mimpi mu`min (di akhir zaman) tidak bohong, terutama yang paling benar perkataanya dan 1 dari 46 bagian kenabian.

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ تَكْذِبُ وَأَصْدَقُهُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُهُمْ حَدِيثًا وَرُؤْيَا الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَالرُّؤْيَا مِنْ تَحْزِينِ الشَّيْطَانِ وَالرُّؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ بِهَا الرَّجُلُ نَفْسَهُ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيَتْفُلْ وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسَ قَالَ وَأُحِبُّ الْقَيْدَ فِي النَّوْمِ وَأَكْرَهُ الْغُلَّ الْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Rasulullah ﷺ bersabda: “Bila waktu sudah terasa ringkas (mendekati kiamat), hampir mimpi mu`min bukanlah bohong, dan mimpi mereka yang paling benar adalah yang paling benar kata-katanya dan mimpi muslim adalah satu dari empatpuluh enam bagian kenabian, mimpi itu ada tiga; mimpi yang baik adalah khabar gembira dari Allah ﷻ, mimpi dari kesedihan yang dibuat setan dan mimpi yang dibisikkan oleh jiwa seseorang, bila salah seorang dari kalian bermimpi sesuatu yang tidak ia suka, hendaklah meludah dan tidak memberitahukannya kepada orang-orang.” Beliau bersabda: “Aku suka ikatan dalam tidur dan aku tidak suka pengkhianatan, ikatan itu adalah teguh dalam agama.” (Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 2196).

▪️Kabar kenabian telah tiada, kecuali mimpi yang baik.

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِسْمَعِيلَ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ سُحَيْمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَشَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّتَارَةَ فِي مَرَضِهِ وَالصُّفُوفُ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ

“Ketika sakit, Rasulullah ﷺ membuka tirai jendelanya, sementara barisan orang-orang berada di belakang Abu Bakar, lalu beliau bersabda: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kabar kenabian telah tiada, kecuali mimpi yang baik yang di mimpikan oleh seorang muslim atau mimpi yang di perlihatkan kepadanya.” (Hadits Sunan Ibnu Majah No. 3889)

▪️ Nabi telah terputus, yang ada tinggal mubasyyirat.

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ حَدَّثَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ يَعْنِي ابْنَ زيَادٍ حَدَّثَنَا الْمُخْتَارُ بْنُ فُلْفُلٍ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرِّسَالَةَ وَالنُّبُوَّةَ قَدْ انْقَطَعَتْ فَلَا رَسُولَ بَعْدِي وَلَا نَبِيَّ قَالَ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ لَكِنْ الْمُبَشِّرَاتُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ وَهِيَ جُزْءٌ مِنْ أَجْزَاءِ النُّبُوَّةِ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَحُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَأُمِّ كُرْزٍ وَأَبِي أَسِيدٍ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ الْمُخْتَارِ بْنِ فُلْفُلٍ

Rasulullah ﷺ bersabda: “risalah dan kenabian telah terputus, maka tidak ada rasul dan nabi setelahku.” Anas berkata: Hal itu memberatkan orang-orang, lalu beliau ﷺ bersabda: “Akan tetapi yang ada adalah mubasyyirat” para sahabat bertanya: Apa yang dimaksud mubasyirat wahai Rosulullah? beliau menjawab: “Mimpi seorang muslim adalah salah satu dari sekian bagian kenabian.” (Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 2198).

*HASIL TAKWILNYA*

Diawal mimpinya, menandakan bapak SBY dalam hidupnya banyak mengalami keberuntungan dan apabila beliau dalam kesulitan dalam hal apapun yang beliau usahakan, akan selalu ada yang menghibur atau teman setia yang selalu mendampinginya. Dalam mimpi ini, walaupun namanya disebut, bapak Jokowi di sini bukan yang dimaksud teman tersebut, karena bapak Jokowi disini hanya bersifat simbol.

Walaupun selalu ada orang yang mendampingi dan menghibur, bapak SBY harus bekerja keras dengan usaha dan fikiran sendiri, jangan mengandalkan orang lain atau mengharapkan orang lain atau mengharapkan rakyat atau pun diam saja dengan apa yang dipikirkannya saat ini. khusus untuk menjamin kesuksesan pemilu atau pilpres 2024 nanti. Baik kedalam kontek kemenangan, maupun dalam kontek agar Pemilu 2024 tidak ada kecurangan. Berjalan dengan jujur dan adil.

Dalam kalimat bertiga menuju stasiun Gambir, ini menandakan bahwa Presiden Republik Indonesia ke 8 telah terpilih atau ditetapkan. Ciri Presiden yang telah terpilih dan ditetapkan itu ada kaitan dengan tempat keberadaan stasiun Gambir. Stasiun itu ada di Jakarta Pusat. Dalam mimpi ini tidak tergambarkan dari berapa calon yang pasti jadi bertarung di pemilihan Presiden tahun 2024 nantinya dan siapa saja calon pastinya.

Terpilihnya Presiden ke 8 ini, salah satu buah hasil dari usaha dan kompromi bapak SBY yang berusaha dengan benar berdasarkan niat yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula.

Bapak SBY akan mendapat kehormatan dari pemerintah atau pun masyarakat dengan mudah, karena hubungan bapak SBY dengan Presiden terpilih tsb. Mimpi ini mimpinya bapak SBY, maka insyarat kehormatan dalam mimpi ini untuk Bapak SBY.

Isyarat keberuntungan (kebaikan) setelah terpilihnya Presiden ke 8 ini hanya berlangsung sebentar atau tidak lama. Karena setelah terpilihnya presiden ke 8 ini, akan terjadi sebuah persoalan yang sulit dan berat, walaupun pada akhirnya akan terselesaikan.

Dalam pemerintahan berikutnya ini, rakyat Indonesia, akan mengalami persoalan berat dibidang sandang dan pangan. Selain itu ditengah masyarakat kemungkinan akan terjadi fitnah/ wabah/ kerusakan yang akan melanda penduduk Indonesia.

Wabah ini bukan berarti penyakit, seperti akibat virus (Corona dll). Tetapi bisa juga maksudnya adalah fitnah atau keburukan di dalam sebuah kelompok masyarakat yang sudah ada sejak lama di indonesia. Ibarat “duri dalam daging”, prilaku masyarakat atau kelompok tertentu yang mengganggu, sering tidak menyenangkan hati, bahkan menyakitkan hati, atau mengganggu pikiran masyarakat di Indonesia.

Fitnah atau masalah ini semakin kuat melanda penduduk Indonesia setelah terpilihnya presiden baru tersebut. Sepertinya ini adalah salah satu tantangan berat bagi presiden yang baru yang di isyaratkan dalam mimpi ini dengan Perkataan “memimpin bangsa yang tak pernah sepi dari tantangan”.

Kekurangan sandang dan pangan, sehingga berlanjut terjadi masalah / fitnah dalam masyarakat tersebut, paling besar terjadi di kota Solo.

Tidak hanya di wilayah Solo, daerah lainnya hingga ke Pacitan juga akan mengalami dampaknya. Semakin jauh dengan Solo, akan semakin sedikit dampaknya. Semakin jauh dari Solo, daerah tersebut lebih tenang dan damai.  Itulah arti dari Ibu Megawati melanjutkan perjalanan untuk ziarah ke blitar.

Wallahu a’lam.

Allah ﷻ lebih mengetahui yang sebenarnya. kita sebagai mahluknya hanya berusaha mengartikan, untuk tujuan baik bagi kepentingan bangsa dan masyarakat. Sehingga kejaian tersebut bisa diantisifasi agar tidak terjadi. Seperti mimpi yang dialami raja Mesir di Zaman Nabi Yusuf As.

*TEKS MIMPI BAPAK SBY*

1. “Saya bermimpi, di suatu hari Pak Jokowi datang ke rumah saya di Cikeas untuk kemudian bersama-sama menjemput Ibu Megawati di kediamannya. Selanjutnya kami bertiga menuju Stasiun Gambir. *SBY*,”
2. “Di Stasiun Gambir, sudah menunggu Presiden Indonesia ke-8 dan beliau telah membelikan karcis kereta api Gajayana ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena masih ada waktu, sejenak kami berempat minum kopi sambil berbincang-bincang santai. *SBY*.”
3. “Setelah itu, kami bertiga naik kereta api Gajayana yang siap berangkat ke tujuan. Di perjalanan, kami menyapa rakyat Indonesia dengan hangat. Rakyat yang pernah kami pimpin dengan penuh kesungguhan hati. Memimpin bangsa yang tak pernah sepi dari tantangan. *SBY*”
“4. Sampai di Solo, Pak Jokowi dan saya turun dari kereta. Pak Jokowi kembali ke kediamannya, saya terus ke Pacitan dengan bus. Sedangkan Ibu Megawati melanjutkan perjalanan ke Blitar utk berziarah ke makam Bung Karno. *SBY*.

*Majelis Gerakan Akhir Zaman*

(Diki Candra Purnama MM.)
+62 8128 6023 302

*PROFILE MAJELIS GAZA*

▪️Portal :   https://gazadreamsqasim.com/
▪️Youtube :   https://youtube.com/channel/UCh2d99_MO8EsJdtsc4ajqHA
▪️Twitter :   https://twitter.com/gazadreamsqasim
▪️Fanpage :   https://web.facebook.com/gerakanakhirzamanofficial
▪️Instagram :   https://www.instagram.com/gerakanakhirzaman/
▪️Tiktok : https://www.tiktok.com/@gerakanakhirzaman_gazatv?_t=8c1ZM86nWNN&_r=1
▪️Snack Video :   https://sck.io/u/@gerakanakhirza/jygPcY4w
▪️Lahtube :   https://www.lahtube.com/@gerakanakhirzaman

*(LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *