April 23, 2024

BRN, Jakarta – 27 Februari 2024. The 24″ Jakarta International Handicraft Trade Fair INACRAFT 2024) adalah pameran kerajinan tangan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara akan digelar untuk ke-24 kalinya pada tanggal 28 Februari – 3 Maret 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). INACRAFT ke-24 akan menempati seluruh hall JCC  (20.231 m) agar pameran dapat menampung seluruh kegiatan promosi dan acara pendukung dengan fasilitas yang disediakan baik untuk peserta maupun pengunjung.

Pameran INACRAFT yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerjasama dengan Mediatama Event dirancang untuk mempromosikan produk-produk kerajinan Indonesia, meningkatkan pasar domestik, dan membuka peluang pasar internasional sebagai komoditi eskpor ke mancanegara. INACRAFT akan terus berkontribusi membangkitkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang kerajinan menjadi wadah untuk menampilkan produk lokal yang terbaru dan berkualitas, sekaligus memperluas jejaring serta menambah pengalaman dan edukasi.

Dalam keterangan kepada media Muhammad Nasrul Munir Wakil Dekranasda Kabupaten Pangkep mengatakan, Di dalam Inacraft ini ada 10 kabupaten kota yang ikut berpartisipasi mengambil booth. Kabupaten lainnya yang tidak mengambil booth sendiri itu numpang atau nempel di booth provinsi Sulawesi Selatan. Alhamdulilah sepuluh dari salah satunya dari Kabupaten Pangkep, Jadi memang kita di dalam pengembangan Inacraft, kemudian kerajinan-kerajinan yang ada di Pangkep ini. Memang Bupati Pangkep mensupport penuh Dekranasda dalam bentuk anggaran, pengawasan sehingga memang para pelaku pengrajin yang ada di kabupaten Pangkep itu memang semangat dan ikut mengambil andil di dalam pengembangan kerajinan yang ada di Pangkep,” ujarnya.

Lebih lanjut Munir menjelaskan, Kerajinan yang kami tampilkan karena Pangkep adalah potensi terbesar adalah marmer, kami mengangkat beberapa deskripsi limbah marmer seperti tempat permen, pas bunga, lampu tidur dan lain sebagainya. Selain dari pada itu Pangkep juga mengembangkan Batik yang secara umum kan Batik dari Jawa, tapi kita mencoba menghadirkan Batik lokal Batik pesona Pangkep, yang motif khas Kabupaten Pangkep bambu runcing, Ikan, udang, kelautan sebagainya potensi alam yang ada di kabupaten Pangkep,” terangnya.

Kemudian kami juga mengembangkan busana baju bodo modern yang di kembangkan oleh Dekranasda, seperti baju-baju bodo yang ditempelkan dengan manik-manik kemudian pernik-pernik menjadi ciri khas icon yang ada di Kabupaten Pangkep. Selain itu juga kami potensi lidi kemudian rotan. Kami juga sudah mengembangkan tas-tas kulit di deskripsi dengan kerajinan anyaman rotan, anyaman bambu, serat-serat lontar dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Harapan kami dengan adanya Inacraft ini mampu mempertemukan produk kami dengan buyer, kemudian mempertemukan produk-produk kami dengan para pencari produk-produk marmer, lontar, rotan dan lain sebagainya, Dengan harapan Inacraft ini mampu menjadi jembatan produk kami untuk mampu bersaing lokal, nasional, maupun internasional,” pungkasnya.    *(LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *