April 15, 2024

BRN, Jakarta  – Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) menggelar musyawarah cabang di Aula Gedung DHD’ 45 Menteng Jakarta Pusat Rabu 6 Maret 2024.

Hadir dalam acara Muscab IP-KI yaitu pengurus DPP, DPW, DPC, Perwakilan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kesbangpol DKI Jakarta dan lain-lain.

Dalam Berbagai Ketua DPW IP-KI DKI Jakarta M.Guntur Aritonang menyampaikan, Dalam muscab ini DPP mengutamakan kualitas bukan kuantitas, kejujuran dan keterbukaan menjadi harga atau barang langka saat ini. Kejujuran kita mulai dari diri kita, keluarga kita dan komunitas kita,” ujarnya.

Lebih baik kita mulai dari kemudahan dalam menggapai kesuksesan dari pada kita tampak ramai meriah, habis itu kita pulang bingung tidak ada bensin dan lain-lain,” ungkapnya.

Sementara itu Perwakilan DPP IP-KI Indra Jaya mengatakan, Saya menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bapak Ketua Umum IP-KI H. Baskarah karena seyogyanya beliau akan hadir, namun beliau ada kegiatan kantor yang tidak bisa di tinggalkan. Jadi beliau menitip salam dan semoga acara muscab ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar sesuai dengan harapan. Dan juga agar visi dan misi bisa sampai di tengah kawan-kawan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Indra Jaya mengatakan, Tadi telah banyak disampaikan oleh Bang Guntur Aritonang sebagai Ketua DPW IP-KI DKI Jakarta, Bagaimana Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia berdiri, dari awal para orang tua kita ada Jendral A.Nasution, Jendral Gatot Subroto, Jendral Ahmad Yani dan para penjuang lainnya, mereka berpikir agar bangsa indonesia ini tidak terpecah-belah oleh adanya aliran-aliran diluar dari aliran Pancasila. Itu lah dasar Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) dan IP-KI harus ditulis dengan garis, karena membedakannya oleh PKI. Sebagai salah satu Ketua DPP IP-KI saya tidak panjang lebar, atas nama Ketua Umum kami menyambut baik pelaksanaan Muscab ini, Semoga dari tingkat DPP, DPW, DPC, PAC, Kelurahan, Anak Ranting kita dapat selalu bersinergi dalam rangka menegakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini,” tutupnya. *(LI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *