July 24, 2024

BRN | Jakarta – Jemmy Kartiwa.S ketua Asosiasi Pertextilan Indonesia (API) hadir diseminar yang menggelar Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) sebagai nara sumber di acara Seminar Outlook Seri UMKM 2023 dengan tema “Pemberdayaan UMKM ditengah kerentanan resesi” (Selasa, 17 Januari 2022) di Wisma PMI Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan wawancara dengan jurnalis Christy menjelaskan bahwa,
“pasar domestik ini kadang-kadang dipandang sebelah mata.

Jadi kita rasa pasar domestik Indonesia yang berpopulasi nomor 4 di dunia ini sangat penting. Negara-negara penghasil tekstil di dunia seperti Bangladesh dan China mereka melirik pasar Indonesia. Utamanya Industri Kecil & Menengah (IKM) karena sebetulnya pakaian jadi yang kebanyakan Rakyat Indonesia pakai itu produksi IKM Indonesia, mungkin juga hadir hari ini IKM dari Bandung.
Saya pikir regulasi ini sangat penting seperti kita meminta dukungan dari Pemerintah untuk perlindungan domestik.”

“Kita bilang bagaimana supaya IKM naik kelas. IKM naik kelas itu bukan hanya diumumkan naik kelas tapi naik kelas dalam hal apa. Pasti kalau Perbankan itu laporan keuangan penting.
Bagaimana mereka mengeluarkan bahwa laporan keuangan itu dipisahkan di rekening antara kebutuhan sehari-hari dengan kebutuhan dunia usahanya.Tentu
saja rata-rata IKM itu rekeningnya buat dagang.

Sedangkan buat kebutuhan sehari-hari dari rekening yang sama. Ini saya pikir mau tidak mau sudah mulai mengadakan pendampingan dan edukasi kepada mereka bahwa sebenarnya ini bisa.”

Untuk memitigasi dan meminimalisasi dampak resesi saya pikir mau tidak mau market dalam negerinya dijaga dan dilindungi.

Karena Indonesia ini target pertumbuhan ekonominya lebih baik masih di atas 5. Syaratnya kondisi kita masih jauh lebih baik dari negara lain yang sudah resesi.
Tapi kondisi jangan yang lebih baik ini justru dimanfaatkan oleh produk-produk impor yang memasuki pasar Indonesia.
Itu yang kita harapkan yang harus kita regulasi.”

“Dalam hal pajak mungkin menargetkan penerimaan pajak tentu saja pemerintah diharapkan mendapatkan dari basis pajak yang baru. Mengapa kami menggunakan IKM-IKM juga untuk mereka secara teratur pajak. Otomatis dengan dilakukannya pembinaan dan pendampingan basis pajak dapat diperoleh dan secara otomatis dapat meningkatkan penerimaan pajak dari sektor IKM Harapan kedepannya adalah dibantu support dari berbagai hal seperti Perbankan agar IKM Indonesia bisa tumbuh dan menopang sebagai sumber pendapatan keluarga
.

*(Jurnalis Christy).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *