Dalam rangka meningkatkan fasilitas penunjang bagi personel, pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan mushola di atas tanah milik Satbrimob untuk Kompi 2 Yon B Pelopor menjadi salah satu langkah strategis yang dilakukan secara bertahap dan terencana. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas ibadah anggota di lingkungan satuan.
Tahap Perencanaan
Proses pembangunan diawali dengan tahap perencanaan yang melibatkan survei lokasi di area tanah milik Satbrimob. Penentuan titik pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, ketersediaan sumber air, serta kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, penyusunan desain bangunan juga disesuaikan dengan kebutuhan personel dan standar fasilitas yang layak.
Persiapan Lahan
Setelah perencanaan matang, dilakukan pembersihan dan perataan lahan. Tahap ini meliputi pembersihan semak, pengukuran area, serta penentuan batas bangunan. Persiapan lahan menjadi langkah penting agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan desain yang telah ditentukan.
Proses Pembangunan MCK dilakukan dengan memperhatikan aspek sanitasi dan kebersihan. Dimulai dari pembuatan pondasi, pemasangan dinding, hingga instalasi saluran air dan pembuangan limbah. Material yang digunakan dipilih dengan kualitas yang baik agar fasilitas tahan lama dan mudah dalam perawatan.
Pembangunan Mushola
Pembangunan mushola dilakukan secara paralel dengan MCK. Tahapan meliputi pembangunan struktur utama, pemasangan atap, lantai, serta fasilitas pendukung seperti tempat wudhu. Mushola dirancang sederhana namun nyaman, sehingga dapat digunakan secara optimal oleh personel untuk beribadah.
(Yuli)
