Jakarta, 23 April 2026
Jakarta – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps Prajurit Kostrad sebagai bagian dari upaya pelatihan organisasi guna menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis, bertempat di Ruang Mandala, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Dalam berbagai hal, Panglima Kostrad menegaskan bahwa regenerasi bukan sekedar pergantian personel, melainkan langkah-langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan serah terima jabatan sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Zeni Kostrad dari Kolonel Czi Harry Pratomo kepada Kolonel Czi Eko Supri Setiawan, Kepala Penerangan Kostrad dari Kolonel Arm Eko Pristiono kepada Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, serta Kepala Hukum Kostrad dari Kolonel Chk Fika Budhiana kepada Kolonel Chk Agus Mulyana.
Selain itu, juga dilaksanakan penyampaian jabatan Komandan Polisi Militer Kostrad kepada Panglima Kostrad, serta penerimaan jabatan Komandan Detasemen Markas Kostrad oleh Kolonel Inf Eko Bintara Saktiawan.
Panglima Kostrad menyoroti bahwa strategi perkembangan lingkungan saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dan multidimensi. Ancaman tidak lagi bersifat konvensional, namun juga mencakup ancaman hibrida yang memadukan kekuatan militer dan nonmiliter.
Di lapangan, prajurit Kostrad dituntut memiliki kesiapan tinggi dalam melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dalam menghadapi dinamika di wilayah rawan konflik, ancaman separatis bersenjata, serta potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan.
Lebih lanjut, Panglima menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada prajurit, satuan, serta bangsa dan negara. Para pejabat diharapkan memiliki pedoman yang jelas terhadap tugas serta berani mengambil keputusan dan menjadi teladan di garis depan.
Kepada pejabat lama, Panglima Kostrad menyampaikan penghargaan dan penghargaan atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama menjabat. Sementara itu, kepada pejabat baru, ditekankan pentingnya segera beradaptasi, memahami karakteristik satuan, serta menunjukkan kepemimpinan yang tegas dan berorientasi pada pencapaian tugas pokok.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan tradisi penerimaan korps dan pelepasan prajurit Kostrad, yang bertujuan menumbuhkan jiwa korsa, semangat, serta kebanggaan terhadap satuan.
Mengakhiri Perayaannya, Panglima Kostrad berharap momentum serah terima jabatan dan tradisi korps ini dapat semakin memperkuat semangat pengabdian seluruh prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).
(Yuli)
