August 2, 2026
IMG-20260802-WA0198

 

Kuala Lumpur, Malaysia – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Korps Brimob Polri di kancah internasional. Pada ajang MBW International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Negeri 9 Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, personel Brimob berhasil mempersembahkan medali bagi Indonesia. Salah satu atlet yang menjadi sorotan adalah Aipda Ahmad Nadhif, personel Provos Batalyon B Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri, yang sukses meraih medali perunggu pada nomor Poomsae Master Class Pair, sekaligus menegaskan komitmen Korps Brimob Polri dalam mencetak personel berprestasi di tingkat internasional.

 

MBW International Taekwondo Championship merupakan kejuaraan tahunan yang diselenggarakan menjelang Hari Kemerdekaan Malaysia. Memasuki penyelenggaraan yang keenam, ajang ini diikuti sebanyak 3.935 atlet dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Timor-Leste, Korea Selatan, India, China, Pakistan, Filipina, Thailand, dan Australia. Jumlah peserta tahun ini sedikit berkurang karena bertepatan dengan sejumlah kejuaraan internasional lainnya, termasuk G2 Asian Open Taekwondo Championship di Jakarta.

 

Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, dengan mempertandingkan berbagai nomor pada 12 arena pertandingan setiap harinya. Upacara pembukaan secara resmi dibuka oleh Grand Master Dhanaraj Rassiah selaku Technical Chairman of Taekwondo Malaysia.

 

Kontingen Indonesia mengirimkan 34 tim, sementara Korps Brimob Polri turut mengirimkan dua personel Brimob, satu Bhayangkari, serta sepuluh atlet pelajar binaan untuk memperkuat kontingen Indonesia.

 

Pada kejuaraan tersebut, Aipda Ahmad Nadhif tampil pada nomor Poomsae Master Class Pair bersama istrinya. Pasangan ini berhasil melewati babak penyisihan dengan mengalahkan pasangan dari India dan Brunei Darussalam sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah Malaysia pada babak perebutan medali. Hasil tersebut mengantarkan Aipda Ahmad Nadhif mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia sekaligus mengharumkan nama Korps Brimob Polri.

 

Prestasi juga diraih Bripda Daffa Wilda yang turun pada nomor Poomsae Senior Pair. Dengan penampilan yang impresif, ia berhasil mengalahkan pasangan dari Timor-Leste di babak penyisihan, menundukkan pasangan Malaysia, dan melaju hingga partai final. Meski harus mengakui keunggulan pasangan Filipina pada laga puncak, Bripda Daffa sukses mempersembahkan medali perak bagi Indonesia.

 

Aipda Ahmad Nadhif mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam menghadapi kejuaraan internasional bukan hanya persaingan dengan atlet dari berbagai negara, tetapi juga membagi waktu antara tugas kedinasan sebagai anggota Brimob dengan program latihan yang intensif. Untuk meningkatkan peluang meraih prestasi, dirinya memilih turun pada kategori Pair, yang memiliki jumlah peserta lebih sedikit dibandingkan nomor individu.

 

Bagi Aipda Ahmad Nadhif, prestasi tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Menjelang usia 50 tahun, dirinya tetap konsisten menjalani peran sebagai anggota Brimob, pelatih, sekaligus atlet Taekwondo yang terus membawa nama Korps Brimob Polri dan Merah Putih di pentas internasional.

 

“Di usia yang sudah tidak muda lagi, mungkin saya tidak lagi berada di medan penugasan seperti dahulu. Namun melalui olahraga Taekwondo, saya masih bisa berjuang membawa nama Korps Brimob, bangsa, dan negara di tingkat internasional. Ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi bagi generasi muda Brimob agar terus meningkatkan kemampuan, disiplin, dan prestasi,” ungkapnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa prestasi olahraga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat. Menurutnya, melalui pembinaan Taekwondo, anggota Brimob tidak hanya meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga berkontribusi membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sehat, berkarakter, dan berprestasi.

 

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Korps Brimob Polri yang selama lebih dari dua dekade secara konsisten membina cabang olahraga Taekwondo. Sejak tahun 2001, pembinaan Taekwondo di lingkungan Korps Brimob terus berjalan dan telah melahirkan banyak atlet yang mampu mengharumkan nama kesatuan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pembinaan tersebut juga berkembang hingga melibatkan putra-putri anggota Brimob sebagai bagian dari pembentukan karakter, mental, fisik, serta prestasi olahraga.

 

Ke depan, Aipda Ahmad Nadhif berharap pembinaan olahraga bela diri di lingkungan Korps Brimob Polri terus mendapat dukungan sehingga semakin banyak personel yang mampu mengukir prestasi di berbagai ajang internasional.

 

“Harapan kami, seluruh anggota Brimob terus didukung untuk meningkatkan kemampuan bela diri. Dengan begitu, selain siap menjalankan tugas operasional, mereka juga mampu mengharumkan nama Korps Brimob Polri melalui jalur prestasi olahraga. Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang hingga kini tetap konsisten berkembang di Korps Brimob dan sangat diminati oleh generasi muda,” pungkasnya.

 

(Yuli)