June 3, 2026
IMG-20260603-WA0039

Jakarta, 3 Juni 2026

 

 

Belu – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Turiscain berpartisipasi dalam kegiatan Percepatan Pencapaian Sasaran Pembangunan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur di Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Sabtu (30/5/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan Satgas Pamtas dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Pos Turiscain bersama Pos Dafala memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor produksi tempe dan keripik pisang. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan serta motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat perekonomian desa.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Yosef Rasi, M.Si., beserta unsur terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak mencerminkan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke daerah terpencil.

 

Sementara itu, Danki 2 Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Kapten Arm Galang, menyampaikan bahwa keterlibatan Satgas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan.

 

“Kami berharap sosialisasi UMKM ini dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang produktif. Satgas tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan,” ujarnya.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Satgas Pamtas dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah perbatasan. (Penkostrad).

 

(Yuli)