Bogor – Dalam upaya meningkatkan kapasitas personel dalam penanganan korban meninggal dunia pada situasi darurat dan bencana, Korbrimob Polri mengikuti pelatihan Management of the Deceased (MOTD) in Emergencies for First Responders Tahun Anggaran 2026. Pelatihan hasil kerja sama International Committee of the Red Cross (ICRC), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Pusdokkes Polri tersebut diselenggarakan di Ruang Kelas KC Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Mako Korbrimob Polri, Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan dibuka oleh Dansatlat Brimob Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto, didampingi Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes Pol. Wahyu Hidajati Dwi Palupi serta Wakil Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Christian Donny Putranto. Turut hadir Kabidkesjas Korbrimob Polri Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro, para pejabat menengah, perwira pertama, serta personel Korbrimob Polri dan Pusdokkes Polri yang menjadi peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat yang memerlukan penanganan korban meninggal dunia secara profesional.
“Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang baik mengenai tata kelola penanganan jenazah sesuai prinsip-prinsip kemanusiaan dan standar internasional, sehingga dapat diimplementasikan dalam mendukung operasi kemanusiaan maupun penanggulangan bencana,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mengikuti penyampaian materi, diskusi interaktif, serta berbagi pengalaman bersama para narasumber. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai tata kelola penanganan jenazah dalam situasi kedaruratan, sekaligus meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas kemanusiaan.
Kolaborasi antara ICRC, PMI, Pusdokkes Polri, dan Korbrimob Polri diharapkan semakin memperkuat kapasitas personel sebagai first responders dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, serta tetap menghormati martabat korban dan keluarganya sesuai prinsip-prinsip kemanusiaan.
Dalam pelatihan ini menjadi wujud komitmen Korbrimob Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Dengan kompetensi Management of the Deceased yang semakin baik, personel Korbrimob Polri diharapkan mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan sesuai dengan standar kemanusiaan internasional dalam setiap operasi kemanusiaan maupun penanggulangan bencana.
(Yuli)
