June 12, 2026
IMG-20260612-WA0095

 

Parepare,

Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan menggelar Phinisi Challenge Event 1 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan fisik, keterampilan menembak, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan., Jumat (12/06/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Mako Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel ini diikuti oleh personel dari berbagai jajaran dengan menampilkan sejumlah tantangan yang menggabungkan unsur ketahanan fisik, kecepatan, ketepatan, dan kemampuan taktis.

 

Dalam pelaksanaannya, peserta memulai tantangan dari garis start sebelum memasuki tahapan penembakan sniper yang menguji akurasi dan fokus personel dalam mengenai sasaran. Usai menyelesaikan tantangan tersebut, peserta melanjutkan ke tahap pendobrakan pintu sebagai simulasi tindakan taktis dalam situasi operasi.

 

Setelah itu, peserta menghadapi tantangan di garis penembakan yang menguji kemampuan menembak dalam kondisi dinamis dan penuh tekanan. Tak hanya mengandalkan ketepatan, peserta juga dituntut mampu menjaga stamina selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

 

Tantangan berikutnya adalah pembawaan dummy yang mensimulasikan proses evakuasi korban di medan tugas. Pada tahapan ini, kekuatan fisik, daya tahan, dan teknik evakuasi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan peserta sebelum akhirnya mencapai garis finish.

 

Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan mengatakan, bahwa Phinisi Challenge merupakan inovasi pembinaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan personel secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun keterampilan teknis kepolisian.

 

“Phinisi Challenge bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana untuk mengukur dan meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. Setiap tahapan yang dilalui peserta dirancang untuk menggambarkan kondisi operasional yang membutuhkan ketepatan, kecepatan, ketangguhan fisik, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat,” ujarnya.

 

Menurutnya, personel Brimob dituntut untuk selalu siap menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks sehingga kemampuan individu harus terus diasah melalui latihan yang terukur dan berkesinambungan.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya kompetitif yang positif di lingkungan Brimob Sulsel. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan ini juga memperkuat disiplin, semangat juang, dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Muhammad Ridwan.

 

Ia berharap Phinisi Challenge dapat menjadi agenda pembinaan rutin yang mampu melahirkan personel Brimob yang semakin profesional, tangguh, dan responsif dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

 

Dengan semangat kompetitif dan sportivitas yang tinggi, Phinisi Challenge Event 1 menjadi wadah bagi personel Brimob Sulsel untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kapasitas diri sebagai pasukan elite Polri yang siap menghadapi setiap tantangan tugas.

 

(Yuli)