TNI Angkatan Laut (Jakarta)
Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter) XXIX Pulau Fanildo berhasil menerima Penganugerahan Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang langsung diserahkan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Hj. Meutya Viada Hafid, B.Eng., M.IP. Jumat (17/04/2026).
“Saya ikut terharu, tadi begitu banyak masyarakat yang berasal dari berbagai unsur, baik itu dari sekolah, puskesmas, kemudian teman-teman TNI dan saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam ajang tersebut.” Ucapan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dalam Berbagainya.
Satuan Tugas Marinir yang dipimpin Lettu Marinir Ishaq Hakiki selaku Dansatgas Pengamanan Pulau Terluar Fanildo dinobatkan sebagai pemenang kategori Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital dalam ajang Lomba Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Jumat 17 April 2026 . Prestasi ini merupakan bukti nyata dedikasi prajurit Korps Baret Ungu dalam mengelola komunikasi dan menjaga keamanan informasi di wilayah paling terdepan Indonesia.
Penganugerahan Apresiasi Konektivitas Digital yang di raih Satgas Marinir ini telah melalui proses seleksi ketat oleh pihak panitia yang menyoroti kemampuan personel dalam mengatasi hambatan ekstrem geografis di Pulau Fanildo. Meski berada di wilayah yang terlindungi dan sulit dijangkau jaringan konvensional, para prajurit Satgas Marinir berupaya mengoptimalkan layanan Telkomsel Bakti serta internet satelit untuk mendukung tugas pokok.
Langkah ini membuktikan bahwa keterbatasan infrastruktur dan tantangan cuaca bukan menjadi penghalang bagi prajurit Marinir dalam menjalankan fungsi komando dan pengendalian secara modern. Satuan tersebut resmi dianugerahi penghargaan sebagai pemenang kategori Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital.
Meskipun Pulau Fanildo secara geografis terlindungi dan sulit dijangkau jaringan internet konvensional, para prajurit Satgas Marinir terbukti mampu mengatasi hambatan tersebut. Keberhasilan ini menggambarkan ketangguhan personel Marinir dalam menjaga ritme tugas operasional di tengah ketergantungan pada pasokan listrik mandiri dan tantangan cuaca ekstrem di tengah laut.
Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, SE, MM, M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. Pangkormar menyampaikan rasa bangganya atas semangat inovasi yang ditunjukkan oleh prajurit Satgas Marinir Pulau Fanildo yang tetap mampu menunjukkan kinerja komunikasi terbaik di garda terdepan NKRI.
“Pencapaian ini bukan sekedar tentang teknologi, melainkan tentang adaptabilitas prajurit Marinir dalam menguasai teknologi guna menunjang tugas-tugas pokok, meskipun informasi berada di wilayah yang minim dukungan teknis dan jauh dari pemukiman penduduk.
(Yuli)
