Bulungan – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (MUBES) Suku Dayak Kalimantan Utara, personel Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltara bersama tokoh adat dan masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi acara.
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan adat sekaligus upaya menjaga dan melestarikan budaya Dayak di Bumi Benuanta. Sejak pagi hari, personel Brimob bersama masyarakat bahu membahu membersihkan area balai adat, merapikan halaman, mengangkat prahu, serta menata sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam kegiatan MUBES.
Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu kuat dalam kegiatan tersebut. Personel Brimob, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat menyatu dalam semangat gotong royong demi menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan siap menyambut para peserta Musyawarah Besar Suku Dayak Kalimantan Utara.
Kehadiran personel Satbrimob Polda Kaltara mendapat apresiasi dari para tokoh adat dan masyarakat setempat. Mereka menilai keterlibatan Brimob tidak hanya membantu mempercepat persiapan acara, tetapi juga mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat adat di Kalimantan Utara.
Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Sarly Sollu, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan Polri terhadap kegiatan masyarakat serta pelestarian budaya daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Brimob selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung setiap kegiatan positif masyarakat, termasuk kegiatan adat dan budaya. Melalui gotong royong ini, kami berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat adat di Kalimantan Utara,” ujar Kombes Pol. Sarly Sollu.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan harus terus dijaga sebagai bagian dari identitas bangsa.
Dengan selesainya kegiatan kerja bakti tersebut, lokasi pelaksanaan Musyawarah Besar Suku Dayak Kalimantan Utara kini telah tertata rapi dan siap digunakan. Diharapkan kegiatan MUBES dapat berjalan aman, lancar, dan sukses serta semakin mempererat persatuan masyarakat adat di Kalimantan Utara.
(Yuli)
