June 29, 2026
IMG-20260629-WA0206

 

SIGI – Memasuki hari ke-12 pasca-bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sigi, personel SAR Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sulteng dikerahkan untuk membantu proses evakuasi buku pelajaran dan peralatan belajar mengajar dari bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Minggu (28/06).

 

Aksi penyelamatan aset pendidikan ini dilakukan di tengah kondisi struktur bangunan sekolah yang rawan roboh akibat retakan struktural yang dipicu oleh guncangan gempa. Dengan menerapkan prosedur keselamatan yang ketat, personel SAR Brimob secara hati-hati memasuki ruang-ruang kelas guna memindahkan buku paket, dokumen inventaris, rapor siswa, serta alat peraga pendidikan ke tempat penampungan darurat yang lebih aman dari ancaman cuaca dan potensi reruntuhan susulan.

 

Langkah evakuasi taktis ini sengaja diprioritaskan agar fasilitas penunjang belajar mengajar milik para siswa tidak mengalami kerusakan lebih parah akibat tertimbun material bangunan atau terkena air hujan. Di lokasi, anggota Brimob bekerja sama dengan para guru dan pihak komite sekolah untuk memilah serta menata kembali peralatan yang berhasil diselamatkan ke dalam tenda darurat, guna mempersiapkan kelanjutan proses pembelajaran siswa secara darurat dalam waktu dekat.

 

Wadanyon A Pelopor Satbrimobda Sulteng, AKP Cahyo Suryanto, menerangkan bahwa pergelaran personel SAR pada hari ke-12 pasca-bencana ini difokuskan pada pemulihan fasilitas publik, khususnya sektor pendidikan. Pengamanan aset-aset sekolah ini dinilai sangat krusial agar hak belajar anak-anak di Desa Kamarora tidak terhenti total, serta membantu mempercepat kesiapan operasional sekolah darurat selama masa pemulihan pasca-bencana berlangsung.

 

Hingga seluruh rangkaian pemindahan selesai dilaksanakan, kegiatan evakuasi inventaris sekolah di Desa Kamarora berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala menonjol di lapangan.

 

(Yuli)