Cilodong – Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, SE, MHI, mendampingi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, meninjau kesiapan pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI Anggaran 2026 di Batalyon Infanteri (Yonif) 328/Dirgahayu, Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Rabu (29/7/2026).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan latihan guna memastikan kesiapan personel, materiil, serta seluruh unsur pendukung yang akan terlibat dalam Latihan Terintegrasi TNI TA 2026. Persiapan yang optimal diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan latihan sesuai dengan target dan tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan saya meninjau secara langsung pelaksanaan Ground Training personel Juntis dan KDOL sebagai bagian dari pembinaan kemampuan prajurit sebelum memasuki tahapan latihan berikutnya. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel operasional sekaligus memastikan seluruh prosedur latihan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kehadiran Pangdivif 1 Kostrad bersama Pangkogabwilhan I mencerminkan komitmen pimpinan TNI dalam memastikan setiap satuan memiliki kesiapan yang maksimal, baik dari aspek personel, perlengkapan, maupun koordinasi antarsatuan. Latihan terintegrasi menjadi strategi wahana untuk meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta interoperabilitas antar matra dan satuan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman.
Melalui Latihan Terintegrasi TNI TA 2026, diharapkan seluruh prajurit semakin meningkatkan kemampuan, kesiapan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dengan kesiapan yang matang dan latihan yang terencana, TNI akan semakin siap menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. (Penkostrad).
(Yuli)
